Minggu, 14 Februari 2010

Cerita Tentang 2 Laki-laki, Nenek dan Putrinya

Seorang Manajer, dan staff laki2nya yang masih muda menumpang kereta api untuk sebuah perjalanan dinas. Tempat duduk yang tersisa hanyalah didepan wanita muda yang cantik dan neneknya. Mereka berempat duduk berhadapan. Sementara kereta api berjalan, mereka berempat saling membuka percakapan.
Pada saat mereka bercakap-cakap, kereta yang mereka tumpangi memasuki terowongan dan pada saat yang sama, lampu dalam gerbong kereta tiba2 mati sehingga seluruh gerbong diliputi kegelapan total dan kereta menjadi sunyi. Pada saat itu, keempat orang yg duduk berdekatan mendengar suara lain yaitu sebuah ciuman dan sebuah tamparan.
Setelah melewati terowongan yang gelap tsb, keempat orang tadi mulai menerjemahkan bunyi ciuman dan tamparan tadi dengan persepsi masing-masing.
Si wanita muda berpikir, "saya merasa tersanjung, manajer yang berdasi didepan saya ini telah mencium saya,namun saya sangat malu karena nenek menamparnya"
Sedangkan neneknya berfikir "saya kesal karena orang muda itu mencium cucu saya, tapi saya bangga karena cucu saya punya keberanian untuk membalasnya"
Di lain pihak, sang manajer berfikir "staff saya telah memperlihatkan keberanian yang besar untuk mencium gadis yang dikenalnya, tetapi mengapa gadis itu keliru menampar saya?"
Dan tampaknya, hanya staff itu satu-satunya orang yang tahu apa yang sesungguhnay terjadi, karena dalam waktu singkat dia mempunyai kesempatan untuk mencium seorang gadis cantik dan sekaligus menampar manajernya.

0 komentar: